METROZONE.NET MESUJI – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana sumbangan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mesuji. Sebuah nomor rekening atas nama Fikri, yang diduga merupakan bendahara lomba burung yang diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara HUT, dicurigai menjadi tempat penampungan sumbangan ilegal.
Kejanggalan ini bermula dari pertanyaan sejumlah warganet mengenai transparansi anggaran HUT Mesuji. Pasalnya, perayaan HUT tersebut diketahui telah memakan biaya yang tidak sedikit dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, di sisi lain, panitia lomba burung justru membuka donasi atau sumbangan dari masyarakat.
“Aneh, anggaran HUT Mesuji kan sudah besar, kenapa masih ada sumbangan untuk lomba burung? Ini ada apa?” tulis seorang warganet di akun media sosialnya.
Kecurigaan semakin memuncak setelah beredar tangkapan layar (screenshot) yang memperlihatkan nomor rekening atas nama Fikri. Dalam unggahan tersebut, disertakan pula narasi yang menyebutkan bahwa nomor rekening tersebut digunakan untuk menampung sumbangan lomba burung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak panitia HUT Mesuji maupun Pemerintah Kabupaten Mesuji terkait isu yang viral ini. Masyarakat pun mendesak agar pihak terkait segera memberikan penjelasan yang transparan dan akuntabel.
Jika terbukti benar adanya penyalahgunaan dana sumbangan, kasus ini tentu akan menjadi preseden buruk bagi penyelenggaraan acara-acara publik di Kabupaten Mesuji. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah juga akan dipertaruhkan.
Kasus ini masih dalam tahap investigasi lebih lanjut. Pihak berwajib diharapkan dapat segera turun tangan untuk mengungkap kebenaran di balik isu yang meresahkan masyarakat ini.


