Meulaboh (METROZONE.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Kodim 0105/Abar menggelar upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026. Acara pembukaan dipimpin langsung Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, SH di Lapangan Gampong Lueng Jawa Kecamatan Woyla, Kabupaten setempat pada Selasa (10/2-2026)
Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan Pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat pedesaan diwilayah sasaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Fadly Octora, ST, yang hadir pada acara pembukaan, menyebutkan bahwa Pemerintah daerah telah menganggarkan anggaran melalui APBK tahun 2026 yang akan dipergunakan untuk peningkatan jalan sirtu sepanjang 5.450 meter dan lebar 4 meter, penahan timbunan 500 meter, wingwall 7 meter, rehab gorong-gorong sebanyak 3 unit, pembangunan Talud, dan cerucuk bambu 256 meter dan kegiatan non fisik pada desa sasaran
Dikatakannya, dengan kegiatan itu diharapkan akan mampu menuntaskan beragam permasalahan yang dihadapi masyarakat. Adanya kolaborasi TNI Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat setempat akan mampu meningkatkan ketahanan desa dalam menghadapi resesi saat ini.
“Kegiatan ini diharapkan akan mendorong ketahanan masyarakat baik itu ketahanan pangan, kesehatan dan sosial. Serta menciptakan rasa kekompakan dalam membedah beragam masalah yang dihadapi untuk menjadi senasib dan sepenanggungan,” ujar Fadly Octora
Kata Fadly, kehadiran TNI-Polri sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah, apalagi ditengah kurangnya anggaran dalam pembangunan akibat efesien anggaran, maka dengan adanya kolaborasi TNI-POLRI, Pemerintah daerah dan masyarakat setempat akan mengisi kekosongan serta mewujudkan pemerataan dalam pembangunan.
Lebih lanjut, Fadly menyebutkan salah satu prioritas pemerintah daerah saat ini yakni peningkatan jalan penghubung antar desa di wilayah pedalaman Kecamatan Woyla sepanjang 5,46 kilometer meter untuk memperlancar konektivitas masyarakat setempat baik petani dalam membawa hasil panen maupun pendidikan dan kesehatan. Menurutnya jalan itu baru bisa dilalui jika musim kemarau dan tanah dalam kondisi kering
“Anak-anak sekolah juga melalui ruas jalan ini. Jika hujan tak bisa dilalui, untuk itu harapan kami dari pemerintah daerah jalan ini tuntas melalui TMMD tahun ini,” kata Fadly
Penulis: Almanudar







