Pekanbaru, Metrozone.net- Rumah Sakit Madani Kota Pekanbaru kembali menjadi sorotan publik. Hingga kini, rumah sakit milik Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut dilaporkan masih kekurangan sejumlah perlengkapan medis penting, salah satunya alat rontgen, yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan dasar maupun penanganan pasien darurat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketiadaan alat rontgen ini sudah berlangsung cukup lama dan belum juga mendapatkan solusi konkret. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari masyarakat karena berdampak langsung pada kualitas dan kecepatan pelayanan medis di RS Madani.
Tanpa fasilitas rontgen, pasien yang membutuhkan pemeriksaan penunjang terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain. Hal ini dinilai tidak efektif, memakan waktu, serta berpotensi membahayakan pasien, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan akurat.
RS Madani saat ini dipimpin oleh Adi Darma sebagai Direktur. Diketahui, sebelumnya Adi Darma pernah menjabat sebagai Humas RS Prima, sebelum kemudian dipercaya menempati posisi direktur di RS Madani Pekanbaru. Namun, hingga kini, persoalan mendasar terkait kelengkapan alat medis belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Masyarakat mempertanyakan komitmen manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, mengingat RS Madani merupakan fasilitas kesehatan publik yang seharusnya didukung dengan sarana dan prasarana memadai.
Sorotan juga diarahkan kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, selaku penanggung jawab tertinggi kebijakan daerah. Publik mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru agar tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera mengambil langkah nyata.
“Ketersediaan alat rontgen bukan fasilitas mewah, tetapi kebutuhan dasar rumah sakit. Jika rumah sakit milik pemerintah saja tidak lengkap, lalu ke mana masyarakat harus berharap?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini dinilai bertentangan dengan semangat peningkatan pelayanan kesehatan dan perlindungan hak masyarakat untuk mendapatkan layanan medis yang layak. Apalagi, RS Madani digadang-gadang sebagai rumah sakit rujukan daerah yang seharusnya memiliki fasilitas standar.
Masyarakat berharap Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RS Madani, termasuk kinerja direktur, serta memastikan pengadaan alat medis penting seperti rontgen segera direalisasikan.
Jika dibiarkan berlarut-larut, kekurangan fasilitas ini dikhawatirkan akan terus merugikan masyarakat dan mencoreng citra pelayanan kesehatan Pemerintah Pekanbaru.
Pewarta: SS






