Meulaboh (METROZONE.net) – Universitas Teuku Umar (UTU) resmi mengumumkan tahapan pemilihan bakal Calon Rektor UTU untuk periode 2026-2030. Proses pemilihan ini dilakukan setelah masa jabatan Rektor sebelumnya akan berakhir pada 30 Juni 2026 mendatang
Dalam konferensi pers dengan awak media yang berlangsung di ruang rapat senat GTK U2B lantai 1 UTU pada Kamis (19/2-2026), Ketua panitia pemilihan Rektor UTU Dr.T. Alamsyah, SKM,.MPH menyampaikan, tahapan penjaringan bakal calon rektor baru universitas Teuku Umar akan dimulai masa pendaftaran sejak dari tanggal 18 febuari hingga 3 maret 2026
T. Alamsyah menyebutkan proses tahapan penjaringan, penyaringan dan pemilihan bakal calon rektor ini berdasarkan ketentuan Peraturan Senat Universitas Teuku Umar dengan nomor 01 tahun 2026 dan peraturan Menteri Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 dan Nomor 21 Tahun 2018,” ujarnya.
Ia menambahkan penjaringan baka calon rektor universitas Teuku Umar ini dibuka secara umum dan sesuai syarat yang telah di tentukan
Adapun persyaratan utama bagi pendaftar calon rektor universitas Teuku umar yakni.
1. Berstatus PNS memiliki pengalaman paling rendah sebagai dosen dengan jenjang akademik paling rendah Lektor Kepala.
2. Serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
3. Calon berusia paling tinggi 60 tahun.
4. Calon juga harus memiliki pengalaman manajerial paling rendah sebagai ketua jurusan atau ketua lembaga sekurang-kurangnya dua tahun di perguruan tinggi negeri, serta pernah menduduki jabatan paling rendah eselon III di lingkungan instansi pemerintahan.
5. Sehat jasmani dan rohani, bebas narkotika, prekursor dan zat adiktif lainnya.
6. Prestasi kerja pegawai paling rendah bernilai baik dalam dua tahun terakhir.
7.Calon tidak sedang menjalani tugas belajar atau izin belajar lebih dari enam bulan yang meninggalkan tugas tridharma perguruan tinggi.
8. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat,
9. Belum pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,
10. Pendidikan Doktor (S3).
Panitia menjelaskan bahwa bakal calon rektor universitas Teuku umar juga harus membuat serta menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bagi yang tidak termasuk penyelenggara negara, diwajibkan melampirkan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak.
Tahapan penyaringan dimulai.
1. Sejak tanggal 18 febuari sampai 10 Maret 2026.
2. Pendaftaran dimulai sejak 18 Februari – 3 Maret 2026.
4. Panitia akan melaksanakan seleksi administrasi dan kelengkapan dokumen bakal calon rektor universitas Teuku Umar pada tanggal 5-6 maret 2026.
5. Bagi calon yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahap penyaringan, termasuk penyampaian visi, misi, dan program kerja di hadapan Senat UTU secara terbuka pada 16 April hingga 3 Mei 2026.
6. Senat akan menetapkan tiga calon rektor untuk diajukan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Tahapan akhir berupa pemilihan calon rektor oleh Senat bersama perwakilan Menteri, dilanjutkan dengan penetapan dan pelantikan rektor terpilih oleh menteri pada 4 Mei 2026
Alamsyah menegaskan bahwa panitia bekerja secara independen dan profesional untuk memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, keterbukaan informasi kepada publik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan sivitas akademika, maupun masyarakat luas terhadap proses demokratis dilingkungan perguruan tinggi
Karena itu, kata dia, berharap proses pemilihan Rektor UTU mampu melahirkan pemimpin yang memiliki visi dan kuat, integritas tinggi serta kemampuan managerial mumpuni untuk membawa Universitas Teuku Umar semakin maju dan kompetitif, baik tingkat nasional maupun internasional,” katanya
Kami berharap kepada seluruh masyarakat aceh khususnya yang merasa lengkap syarat sebagai calon rektor universitas Teuku umar silakan mendaftar diri menjadi rektor universitas Teuku umar.
Nantinya siapapun yang terpilih menjadi rektor Universitas Teuku Umar bisa memberikan yang lebih baik untuk membangun universitas Teuku Umar aceh barat,” ujarnya
(Almanudar)







