MALANG (METROZONE.net) – Di tengah banjir besar yang melanda Aceh, rumah makan Jasa Ayah membuat langkah yang tak biasa namun penuh kehangatan. Owner Jasa Ayah, Siti Hajnia, resmi membuka layanan makan gratis bagi seluruh mahasiswa asal Aceh yang sedang kuliah atau merantau di Malang dan Yogyakarta.
Langkah ini muncul setelah banyak mahasiswa Aceh kehilangan kontak dengan keluarga karena jaringan komunikasi putus dan akses transportasi terblokir banjir. Sebagian dari mereka belum menerima kiriman uang sejak bencana terjadi.
“Kami tahu kampung halaman tidak baik-baik saja, dan kami paham rasanya menunggu kabar dari rumah sambil tetap berjuang di perantauan,” kata Siti Hajnia.
Ia menegaskan, mahasiswa Aceh tidak perlu sungkan datang ke Jasa Ayah jika kesulitan makan. “Kalau keluarga sedang susah kirim uang, jangan tahan lapar. Datang saja ke Jasa Ayah cabang mana pun. Makan, gratis.”
Sebagai warga asli Bireuen, Hajnia juga merasakan sendiri kecemasan yang sama. Selama beberapa hari, ia tak mendapat kabar dari keluarga di Aceh. Kondisi itu membuatnya ingin melakukan sesuatu yang nyata untuk membantu sesama.
“Banyak adik-adik mahasiswa yang masih kehilangan kontak dengan orang tua. Sedikit kepedulian dari kami semoga bisa menguatkan mereka,” ujarnya.
Program makan gratis ini berlaku di semua cabang Jasa Ayah di Malang dan Jogja. Mahasiswa cukup menunjukkan KTP Aceh, lalu mereka bisa menyantap menu rumahan ala Jasa Ayah yang dikenal hangat, sederhana, tapi selalu mengenyangkan.
Hajnia berharap keadaan di Aceh segera pulih dan mahasiswa di perantauan mendapatkan kabar baik dari keluarga. Ia juga mengajak semua pihak menjadikan momentum ini sebagai gerakan saling bantu.
“Harapannya tidak ada banjir susulan, dan bantuan dari pemerintah pusat bisa cepat masuk ke wilayah-wilayah yang parah,” katanya.
(Almanudar)






