Aceh Barat (METROZONE.net) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat turun langsung untuk melakukan survey rencana pembangunan jembatan penghubung antar Dusun Musallah, Desa Pante Ceureumen, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten setempat, Kamis (1/5-2025)
Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan survey awal ini dilakukan untuk melihat langsung kebutuhan rancangan pembangunan kontruksi jembatan yang tentunya nanti dikerjakan sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Memang kalau kita melihat kebutuhan ini sangat mendesak, karena setiap hari digunakan oleh masyarakat dan anak-anak sekolah dari sejumlah kepala keluarga yang tinggal di sana. Kondisi jembatan saat ini memang sangat memprihatinkan,” kata Beni.
Tentunya, kata Beni, ini menjawab keluhan masyarakat yang mengeluh karena belum adanya akses jembatan yang layak untuk digunakan. Baik oleh masyarakat sekitar, terutama adalah bagi warga, anak-anak sekolah di seberang sungai yang setiap saat melintasi jalan desa itu.
Data yang diperoleh di lokasi, ada sekitar 50 kepala keluarga yang tinggal di Kawasan setempat dan setiap saat bergantung pada jembatan itu sebagai akses utama sebagai jalan penghubung antar desa, maupun menuju ke pusat kecamatan daerah setempat.
“Karena ini kita melihat kondisinya mengkhawatirkan, maka kebutuhannya kami pikir ini mendesak. Setelah kita sampaikan kepada pimpinan, nanti kita harapkan arahan untuk rencana pembangunan yang bagaimana kita lakukan,” ungkapnya.
Sebelumnya ada akun media sosial warga merekam kondisi jembatan darurat dari kayu gelondongan dilintasi sejumlah anak-anak yang mengenakan seragam sekolah.
Dan setelah ditelusuri lokasi jembatan itu akhirnya ditemukan di daerah pelosok, yakni Dusun Musalla, Desa Pante Ceureumen, Kecamatan Pante Ceureumen.
Selanjutnya tim reaksi cepat dari Dinas PUPR Aceh Barat langsung menelusuri lokasi untuk melakukan survey sebagai langkah awal sebagai upaya penanganan
Pewarta: Almanudar






