Pekanbaru, Metrozone.net- Polda Riau mendirikan puluhan pos pengamanan (pospam) hingga pos pelayanan (posyan) dalam rangka Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Pos-pos tersebut didirikan untuk memastikan kelancaran dan keamanan mudil Lebaran 2026.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan untuk mempermudah koordinasi dan pelayanan kepada pemudik, pihaknya telah mendirikan total 60 titik posko, yang terdiri dari 34 pos pengamanan (pospam), 21 pos pelayanan (posyan), dan 5 pos terpadu sebagai pusat kendali dan koordinasi lintas instansi.
Irjen Pol Herry Heryawan berharap seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat berjalan tanpa kendala berarti. Kehadiran ribuan personel di lapangan diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mencegah potensi gangguan keamanan.
“Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dapat kita amankan. Harapan kita situasi keamanan dan kelancaran dalam mudik dapat benar-benar terlaksana dengan baik,” ujar Irjen Herry Heryawan, Senin (16/3/2026).
Dalam rangka kesiapan pengamanan mudik, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika melakukan pengecekan langsung sejumlah pospam, antara lain Pospam Purna MTQ dan Posyan Ramayana di Jalan Jenderal Sudirman. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri.
“Petugas gabungan yang telah ditempatkan di pos-pos pengamanan, pos pelayanan maupun pos terpadu di wilayah Polda Riau siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H,” ujar Jeki.
Selain itu, personel Raimas Cepat (Raicet) juga disiagakan untuk mengantisipasi serta mengurai potensi kemacetan di titik-titik rawan macet terutama di kawasan Kota Pekanbaru. Personel tersebut merupakan gabungan dari Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru.
Kombes Jeki mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah sebelum berangkat mudik. Masyarakat diimbau menghubungi call center 110 apabila memerlukan bantuan polisi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian mudik agar memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, berkoordinasi dengan RT/RW setempat maupun tetangga sekitar, serta memastikan peralatan dapur dalam keadaan steril sebelum ditinggalkan,” ujar Dirlantas.
Pewarta: SS







