Aceh Barat (METROZONE.net) – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S Kembaren,S.E.,M.I.P.,CFrA., pimpin Ratusan Prajurit TNI dan Tim Gabungan melaksanakan pemadaman Karhutla yang masih melanda beberapa lokasi di wilayah Aceh Barat, Selasa (27/1/2026)
Adapun Aparat Gabungan berasal dari Kodim 0105/Abar, Yonif 116/GS, Polres Aceh Barat dan Petugas BPBD.
Sebelum melaksanakan aksi pemadaman, Dandim terlebih dahulu memimpin Apel Gabungan serta melakukan pengecekan kesiapan Personel serta kelengkapan sarana prasarana alat pemadam seperti mesin robin, mobil tangki air, cangkul, parang dan ember serta perkakas pendukung lainnya.
Dihadapan Ratusan tim gabungan, Dandim mengingatkan untuk mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Kemudian Dandim menjabarkan strategi pemadaman dengan melakukan penyekatan satu jalur radius 50 meter guna memotong gambut, melakukan selaber cepat dengan memadamkan titik api hingga ke tengah lokasi.
“Agar lebih efektif dan efisien, maka kita bagi menjadi beberapa tim yakni tim kelompok pembersih, penyekat, penyiram dan pencari sumber air. Hari ini kita melakukan pemadaman di 5 titik lokasi tersebar di antaranya di Kecamatan Johan Pahlawan (Suak Raya, Ujong Beurasok, Suak Nie), kemudian di Desa Cot Seumereng Kecamatan Samatiga, Desa Suak Pangkat Kecamatan Bubon, Desa Meunasah Gantung Kecamatan Kaway XVI dan Desa Blang Luah Kecamatan Woyla Barat”, terang Dandim
Selanjutnya Dandim mengatakan bahwa ikut aksi pemadaman turun secara langsung ini merupakan wujud komitmen TNI AD bersama unsur takeholder lainnya guna memastikan Karhutla dapat diatasi dan dicegah secara maksimal agar tidak meluas merambah ke pemukiman warga.
“Ini merupakan wujud sinergitas kami dalam memastikan bahwa Karhutla dapat diatasi. Dan Alhamdulillah berkat kolaborasi serta kerja keras aparat gabungan dilapangan sehingga dapat meminimalisir kobaran api agar tidak menyasar ke pemukiman dan lahan produktif milik warga. Sampai saat ini, pemadaman terus dilakukan agar bara api benar-benar padam dan anggota dilapangan melakukan proses penyekatan hingga pendinginan”, ungkap Dandim
Masih di tempat yang sama, tak luput Dandim memberikan suntikan semangat dan motivasi kepada aparat gabungan yang melaksanakan tugas pemadaman.
Kemudian Dandim juga memberikan arahan dan petunjuk kepada aparat gabungan agar salama melaksanakan tugas pemadaman mengutamakan faktor keamanan individu maupun kelompok.
“Lahan yang terbakar ini berkultur gambut dan vegetasi semak-semak yang mudah terbakar. Untuk itu, proses pemadamannya harus benar-benar padam dan disiram sampai kedalam gambut. Dengan demikian, maka bara api tidak akan timbul kembali dan benar-benar padam. Kami juga menghimbau kepada semua pihak terutama masyarakat untuk mengaktifkan kesadaran agar bersama-sama mencegah agar tidak terjadi Karhutla lagi. Terlebih saat ini intensitas cuaca lumayan terik dan panas, maka kita harus saling mengingatkan serta saling peduli agar kejadian serupa tidak terulang”, warning Dandim
(Almanudar)






