Peringatan ke-226 Tahun, Desa Kaotan Usung Tema Lontar: Merajut Sejarah, Menatap Masa Depan

Banyuwangi, Metrozone.net– Desa Kaotan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, memperingati hari jadinya yang ke-226 dengan menggelar serangkaian acara meriah bertema “Lontar: Merajut Sejarah, Menatap Masa Depan”. Tema ini dipilih untuk menghormati akar budaya dan sejarah desa, sekaligus memacu semangat membangun masa depan yang lebih baik.(1/1/2026)

Perayaan hari jadi yang ke-226 ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga Desa Kaotan untuk mengenang jasa para pendahulu dan merenungkan perjalanan panjang desa ini. Tema lontar dipilih karena lontar merupakan simbol kearifan lokal dan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Dalam keterangannya Moch Nur Hariri selaku Kepala Desa Kaotan Menyampaikan Bahwa, “Lontar adalah saksi bisu sejarah desa kita. Melalui lontar, kita dapat belajar tentang nilai-nilai luhur, tradisi, dan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur kita. Tema ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya ini,” ujar Kepala Desa Kaotan.

Rangkaian acara peringatan hari jadi desa ini meliputi berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, antara lain:

-Upacara Ider Bumi dan Damar Sewu: Sebuah Ritual tradisi yang dilakukan dengan mengelilingi desa bentuk syukur permohonan keselamatan/penolak Desa diiringi dengan doa-doa dan musik tradisional, Damar Sewu: Tradisi atau festival pemasangan ribuan lampu di Desa yang berupa oncor-oncoran keliling desa pada malam hari.

-Hotmil Al Quran: pembacaan ayat-ayat suci Al Quran agar masyarakat Desa Kaotan di lindungi oleh Alloh SWT.

-Selamatan Desa/Ancak Sewu: Upacara tradisional dilakukan masyarakat desa sebagai ungkapan rasa syukur atas segala berkah yang telah diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa, Ancak sewu adalah wadah terbuat dari bambu/janur yang diisi dengan berbagai makanan, buah-buahan dan hasil bumi kemudian diarak keliling desa.

-Ngaji Lontar Yusuf: Pembacaan naskah kuno yang ditulis diatas daun lontar yang berisi kisah Nabi Yusuf yang disajikan dalam bentuk puisi/prosa yang indah dan mengandung nilai-nilai moral serta spiritual.

-Acara Hiburan Rakyat yaitu Janger: Malam puncak perayaan yang dimeriahkan dengan hiburan berupa kesenian daerah/Rakyat yaitu Janger Kharisma Budaya.

Acara berjalan lancar aman dan kondusif dan semoga Desa Kaotan diberi keberkahan dan aman sentosa gemah ripah lo jinawi.

Editor: 5093N9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *