Banda Aceh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menggelar Evaluasi Kinerja (Evkin) dan Uji Kompetensi (Ujikom) Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama terhadap sejumlah pejabat eselon II di lingkungan pemkab setempat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh, Minggu (24/5/2026).
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H. M.H., atau yang akrab disapa TRK mengatakan, evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pemerintahan daerah.
“Evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan profesionalitas aparatur pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah,” ujar TRK.
Menurutnya, birokrasi memiliki peran penting dalam membantu kepala daerah merealisasikan visi dan misi pembangunan yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Fungsi utama birokrasi atau pejabat eselon II adalah membantu pimpinan daerah dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan,” jelasnya.
Karena itu, lanjut TRK, diperlukan aparatur pemerintah yang memiliki kompetensi, kualifikasi, serta arah kerja yang selaras dengan tujuan pemerintah daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, pelaksanaan evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut juga menjadi bagian dari proses penyelarasan organisasi, khususnya bagi pejabat yang telah cukup lama menduduki jabatan tertentu di lingkungan Pemkab Nagan Raya.
“Melalui kegiatan ini semoga tercipta birokrasi yang semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Prof. Dr. Mukhlis, S.E., M.S., menjelaskan, pelaksanaan evaluasi kinerja dan uji kompetensi JPT Pratama dilakukan melalui sejumlah tahapan.
“Tahapan pertama yaitu rapat persiapan panitia seleksi yang dilaksanakan pada 13 Mei 2026, selanjutnya sosialisasi kepada peserta pada 20 Mei 2026, penulisan makalah pada 21 Mei 2026, dan pemaparan makalah pada 24 Mei 2026,” ungkap Prof. Mukhlis.
Ia menambahkan, tahapan berikutnya adalah penyampaian hasil kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 26 Mei 2026, pengusulan pertimbangan teknis kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 29 Mei 2026, hingga rencana pelantikan yang dijadwalkan pada 6 Juni 2026 setelah terbitnya pertimbangan teknis BKN.
Adapun peserta Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi tersebut meliputi Kepala Dinas Pendidikan, Zulkifli, S.Pd., Kepala Dinas Lingkungan Hidup, T. Zeddy Surachman, S.E., M.Si., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Saiful Bahri, S.H, M.H., Kepala Dinas Perkebunan, Bustami, S.Pd., serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Mahlil, S.E., M.Si.
Selain itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Irfanda Rinadi, S.STP., Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Ir. H. Hizbulwatan, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Zulfika, S.H., serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Amran Yunus, S.P., M.T.
“Semoga Evkin dan Ujikom ini dapat melahirkan pejabat yang mumpuni, profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pemerintahan sehingga visi dan misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan bersama,” tutup Prof. Mukhlis.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan kampus USK.
Menurutnya, kegiatan evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut merupakan langkah positif dalam mendorong lahirnya birokrasi pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah di masa mendatang.
“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya aparatur pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi sangat penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan berkualitas,” ujar Prof. Mirza Tabrani.
Hal senada juga disampaikan Ketua Program Studi Magister Manajemen USK, Prof. Dr. Muhammad Adam, S.E., M.B.A.
Ia mengaku bangga karena Aula Magister Manajemen USK dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan strategis tersebut.
“Magister Manajemen USK siap mendukung berbagai program penguatan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah daerah,” Kata Prof. Muhammad Adam.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan pejabat publik yang profesional, inovatif, dan memiliki orientasi pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
(Almanudar)








