Nagan Raya (METROZONE.net) – Kepedulian sosial masyarakat Kemukiman Kulu, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, kembali diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar di Masjid Desa Blang Murong, Jumat (14/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh para pemuda Kemukiman Kulu tersebut menjadi momentum istimewa karena tahun ini menandai satu dekade pelaksanaan santunan anak yatim yang secara konsisten digelar setiap bulan Ramadan.
Ketua panitia kegiatan, Jufrizal, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yatim di lingkungan Kemukiman Kulu.
“Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan selama sepuluh tahun. Ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat tetap terjaga. Dari kebersamaan dan partisipasi semua pihak, hari ini kita kembali dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Menurut Jufrizal, dukungan masyarakat melalui sumbangan dan kebersamaan menjadi faktor utama keberlanjutan kegiatan tersebut selama satu dekade terakhir.
“Berkat uluran tangan saudara-saudara semua, setidaknya hari ini kita telah berikhtiar menghadirkan senyuman di wajah anak-anak kita. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin banyak manfaat yang bisa kita berikan,” tambahnya.
Kegiatan santunan tersebut diikuti oleh anak-anak yatim yang berasal dari lima desa di wilayah Kemukiman Kulu. Selain penyerahan santunan, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama dan buka puasa bersama masyarakat.
Sementara itu, Zulfriansyah selaku inisiator kegiatan menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat yang mampu mempertahankan tradisi berbagi tersebut selama sepuluh tahun.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.
“Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kemukiman Kulu memiliki kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak yatim dan sesama,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat Kemukiman Kulu dari berbagai kalabgan serta unsur Muspika Kecamatan Seunagan, termasuk camat, Koramil, dan Polsek setempat yang mengikuti rangkaian acara hingga waktu berbuka puasa tiba.
Panitia berharap kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, bahkan berkembang sehingga lebih banyak anak yatim yang dapat merasakan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
(Almanudar)







