Suka Makmue (METROZONE.net) – Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan setempat melakukan sosialisasi dan pembinaan di seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kabupaten tersebut dalam menerapkan kantin sekolah sehat dan bersih. Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan semua makanan dan minuman yang dijual kantin sekolah diproduksi secara higienis dan berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran atau himbauan kepada seluruh sekolah jenjang pendidikan TK, SD dan SMP untuk menjaga kebersihan dilingkungan sekolah yang bersih dan sehat salah satunya menjaga keindahan kantin sekolah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan dari Bupati Nagan Raya Dr. T.R.Keumangan, SH..MH untuk menciptakan kantin sekolah sehat dan bersih dengan melakukan pembinaan yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk menekankan ke tiap-tiap kantin sekolah,” kata Zulkifli, Jum’at (12/9-2025)
Hal ini dilakukan, lanjutnya, untuk meyakinkan bahwa konsumsi makanan atau minuman yang dijajakan di kantin sekolah bersih, sehat dan aman
Tentu kita menghimbau kepada seluruh kepala sekolah bersama komite sekolah untuk menyatukan komitmen bersama dalam rangka menjaga anak-anak kita dari makanan-makanan yang ada di kantin sekolah. Kantin sekolah harus terjaga kesehatannya serta keamanannya dengan tidak menjual dan mengunakan makanan yang mengandung zat adiktif seperti pengawet, pemanis dan penyedap buatan,” jelasnya
Disamping itu, kata Zulkifli, kantin sekolah juga diminta untuk mengurangi pengunaan kemasan atau bungkus bahan makanan yang tidak ramah lingkungan, misalnya plastik kiloan, plastik kresek dan lainnya,” katanya
Kata Zulkifli, Adapun program jajan anak sekolah tersebut sejalan dengan gerakan sekolah sehat, yang memiliki lima fokus utama, yaitu sehat fisik, sehat gizi, sehat imunisasi, sehat jiwa dan sehat lingkungan.
Program ini, lanjutnya, dirancang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa secara menyeluruh, memastikan mereka dapat belajar dan berkembang dengan optimal,” kata Zulkifli
Zulkifli menambahkan untuk mewujudkan ini Disdik dan Dinas Kesehatan berkolaborasi dalam pemantauan melalui puskesmas setempat, serta kepala sekolah yang ada di Kabupaten Nagan Raya.
“Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebersihan dan kesehatan dilingkungan sekolah tetap terjaga meskipun ada keterbatasan sumber daya,” pungkas Zulkifli
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Nagan Raya, Hj.Syarifah Burhani, mengatakan Dinkes melalui tim kesehatan dari Pukesmas akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan penerapan kantin sehat melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan.
Upaya ini, kata dia, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk memastikan bahwa makanan yang dijual di kantin-kantin sekolah adalah sehat dan bergizi, upaya ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan sehat di masa depan,” ujarnya
Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya sebatas kerjasama formal, tetapi merupakan bentuk integrasi program yang saling melengkapi.” Melalui dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, dinas pendidikan, dinas kesehatan, hingga pihak sekolah, diharapkan setiap kebijakan yang dijalankan dapat memberikan dampak langsung bagi kesehatan siswa,” terangnya
Syarifah menambahkan, dengan adanya sinergi ini, setiap sekolah di Kabupaten Nagan Raya diharapkan mampu menerapkan standar kesehatan yang optimal, baik dari segi fasilitas, program gizi, hingga Pembinaan prilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa,” ulasnya
“Jadi kita dari Dinas Kesehatan itu juga mengimplementasikan kegiatan-kegiatan berada langsung di sekolah, jadi seperti salah satunya pembinaan sekolah sehat, ini semua kita bekerja bersama Dinas Pendidikan,” ujar Syarifah
Ia menyebutkan bahwa sekolah menjadi sarana edukasi tentang gizi dan bukan sumber masalah kesehatan bagi kalangan pelajar.
“Kantin sekolah tidak boleh menyediakan jajanan yang tinggi MSG (bahan penyedap) atau minuman kemasan yang mengandung banyak pemanis buatan,” demikian terang Hj.Syarifah
Penulis: Almanudar







