Jember, Metrozone.net– Sebagai wujud komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, secara konsisten melaksanakan kegiatan Kontrol Keliling (trolling) di lingkungan Lapas, pada Munggu (11/01/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan seluruh jajaran petugas bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Dalam kegiatan Trolling tersebut, Kalapas melakukan pemeriksaan menyeluruh di berbagai area, mulai dari blok, dan kamar hunian Warga Binaan, dapur sehat, serta ruang warung telekomunikasi khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) hingga area yang dinilai rawan. Langkah ini dilakukan untuk menutup setiap celah yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain pengecekan fisik, Kalapas juga memberikan pengarahan dan penguatan kepada jajaran Regu Pengamanan (Rupam) yang sedang bertugas. Beliau menegaskan bahwa petugas pengamanan merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan Lapas.
“Petugas jaga harus memiliki kedisiplinan, kepekaan, dan kecermatan yang tinggi dalam memantau aktivitas Warga Binaan. Namun demikian, pendekatan secara humanis tetap menjadi kunci utama agar terjalin komunikasi yang baik, sehingga Warga Binaan merasa aman dan tetap patuh terhadap aturan,” tegas Kalapas.
Tidak hanya itu, Kalapas juga berkesempatan menyapa langsung Warga Binaan di blok hunian. Kalapas memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk menyampaikan keluhan maupun persoalan secara langsung. Hal ini menjadi bagian dari pelayanan yang humanis serta membangun komunikasi aktif antara petugas dan Warga Binaan.
Salah satu Warga Binaan mengaku merasa senang karena dapat berinteraksi dan berbincang secara langsung dengan Pimpinan Lapas.
“Saya merasa senang dapat berbincang langsung dengan Bapak Kalapas. Saya merasakan pelayanan yang sangat humanis, sehingga saya merasa aman dan nyaman dalam menjalani proses pembinaan di Lapas ini. Hal tersebut juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mematuhi aturan dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” ungkapnya.
Melalui pendekatan dan pengawasan yang dilakukan secara intensif serta berkesinambungan, diharapkan tercipta efek tangkal terhadap potensi gangguan keamanan. Sehingga situasi Lapas Jember tetap kondusif dan proses pembinaan bagi Warga Binaan dapat berjalan secara optimal.
Editor: 5093N9






