Banyuwangi, Metrozone.net- Kabupaten Banyuwangi sudah tidak asing lagi dikancah nasional maupun internasional. Banyuwangi dikenal dengan pariwisatanya dan juga tata kelola daerah dan pencapaian prestasi di bidang tata kelola birokrasi yang diakui nasional bahkan sering jadi percontohan daerah lain.
Banyuwangi terlihat maju pesat dan dikenal bisa dikata di era Bupati Anas. Mulai merilis bandara udara dan beberapa icon yang dibentuk olehnya bersama jajarannya tentunya, membuat nama Banyuwangi melejit positif. Komposisi jajaran era Bupati Anas bisa dikata cukup bagus, bisa memberikan komanda agar semua seirama, tentu meski ada minumnya karena tidak ada yang sempurna.
Kini di era Bupati Ipuk tentu sangat jauh berbeda. Hemat saya, kepemimpinan Bupati Ipuk lebih fleksibel, lebih bisa berbaur dengan lapisan bawah. Namun secara komposisi atau kaderisasi lamban atau mungkin memang tak jalan. Jiwa Leadership Bupati Ipuk sangat tepat untuk memberikan orkestrasi di lingkup birokrasi yang ia pimpin. Banyak jajaran yang cukup nyaman dan pas dengan alur pikir dan kepemimpinan Ipuk.
Minimnya kaderisasi di level pimpinan atau kepala dinas, sekretaris, tentunya Bupati Ipuk harus segera beraksi untuk melakukan evaluasi dan kaderisasi. Kami percaya Bupati Ipuk dan jajarannya akan membawa Banyuwangi tentunya masyarakat Banyuwangi lebih maju lebih baik lagi dan bisa nemepis isu bahwa ada sang mentor dibalik kesuksesan Bupati. Tentu sangat jauh berbeda, Bupati Ipuk lebih mengayomi, lebih bisa dekat dengan masyarakat tanpa ada batasan atau protokol yang ketat.
Tahun 2026, saatnya Bupati Ipuk dan jajaran kembali menunjukan taringnnya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, memberikan program yang pro rakyat seperti yang sudah dijalankan tahun sebelumnya. Banyuwangi maju bukan karena pejabatnya saja, tapi masyarakatnya bersama pejabat saling berbaur dan bekerja sama.
Sumber: Veri Kurniawan S.ST.,S.H ( Forum Analisis Kebijakan dan Pembangunan Daerah ( FOSKAPDA )






