Babinsa Koramil 09/Samatiga Turun ke Sawah: Sertu Heru Santoso Bantu Petani Desa Leukeun Sambut Musim Tanam

Samatiga (METROZONE.net) – Musim tanam telah tiba, dan semangat gotong royong kembali menggema di Desa Leukeun, Kecamatan Samatiga. Dalam semangat kebersamaan dan ketahanan pangan, Babinsa Koramil 09/Samatiga, Sertu Heru Santoso, turut serta membantu petani membajak sawah menggunakan traktor tangan , menandai dimulainya proses pengolahan lahan untuk penanaman padi. Jumat (14/11/2025)

Di tengah lumpur dan genangan air, Sertu Heru tak ragu memegang kendali mesin bajak, mendampingi petani yang bersiap menyambut musim tanam. Kehadirannya bukan sekadar simbol, namun bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa melalui pendampingan sektor pertanian.

“Kami merasa sangat terbantu. Pak Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tapi juga memberi motivasi dan semangat kepada kami para petani,” ujar Pak Junaidi, petani warga sekitar yang turut mengolah lahan bersama Babinsa.

Sertu Heru menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari program pelatihan teritorial yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberi dorongan, agar petani tetap semangat dan produktif. Pertanian adalah fondasi ekonomi desa, dan kami ingin menjadi bagian dari proses itu,” ungkapnya.

Danramil 09/Samatiga, Kapten Inf Desman, menyampaikan penghargaan atas dedikasi Babinsa di lapangan. Ia menegaskan , kegiatan seperti ini akan terus digalakkan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan tangguh.

tangan Dengan latar hamparan sawah yang mulai dibajak dan pepohonan hijau yang mengelilinginya, suasana di Desa Leukeun pagi itu menjadi potret keharmonisan antara alam, teknologi sederhana, dan semangat kebersamaan. Traktor tangan yang digunakan menjadi simbol kemajuan, namun tetap dipadukan dengan nilai-nilai tradisional yang dijaga oleh masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat proses tanam dan meningkatkan hasil panen, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antara aparat teritorial dan warga desa. Musim tanam bukan hanya soal menanam padi, tetapi juga menanam harapan dan semangat untuk masa depan yang lebih baik.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *