Meulaboh (METROZONE.net) – Penanganan akses jalan penghubung antar desa Jambak-Sikundo Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, yang terjadi kerusakan parah akibat banjir besar akhir November 2025 lalu akhirnya tuntas 100 persen dan saat ini sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat dan aktifitas masyarakat
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Dr. Kurdi, menyebutkan dari total panjang jalan yang harus ditangani sepanjang 1,6 Kilometer dengan lima titik penanganan, alhamdulilah, sudah tuntas dikerjakan 100 persen dan saat ini sudah terkoneksi hingga ke desa Sikundo
Alhamdulillah, berkat kolaborasi yang kuat dengan lintas sektor baik BWS Sumatera 1, TNI AD dari Kodim Aceh Barat, PUPR hingga masyarakat setempat yang masing-masing mengerahkan alat berat excavator, akhirnya jalan penghubung Jambak-Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen dapat kita tuntaskan lebih cepat dari target,” ujar Kurdi , Senin (26/1-2026)
“Dengan selesainya penanganan akses jalan Jambak-Sikundo di lima titik yang melibatkan berbagai pihak ini, jalan yang sebelumnya cukup terisolasi akibat bencana alam, alhamdulilah kini sudah bisa dilintasi kenderaan roda empat hingga sampai ke desa Sikundo,” ujarnya
Kurdi menambahkan percepatan penanganan jalan diwilayah pelosok kecamatan Pante Ceureumen ini merupakan bukti kuatnya kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk masyarakat setempat untuk memulihkan akses jalan yang terputus akibat bencana alam banjir bandang, apalagi jalan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat
Berkat kerja keras tim yang terlibat di lapangan, penanganan jalan Jambak-Sikundo sepanjang kurang lebih 1,6 Kilometer tersebut berhasil dituntaskan dengan capaian pekerjaan mencapai 100 persen. Jalan desa yang sebelumnya terganggu kini kembali dapat dilalui dengan aman dan nyaman oleh masyarakat setempat,” pungkasnya
Penulis: Almanudar






