Pemali — Polsek Pemali bersama tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban kecelakaan tambang yang tertimbun material tanah di Desa Pemali, Kabupaten Bangka. Korban bernama Soleh ditemukan setelah upaya pencarian dan evakuasi yang berlangsung selama enam hari. Sabtu (7/2/2026).
Proses evakuasi melibatkan personel Polres Bangka, Polsek Pemali,Brimob Polda Kep.Babel, tim SAR, BPBD, Laskar Sekaben, serta masyarakat setempat. Sejak dilaporkan tertimbun pada senin (2/2/2026), petugas langsung melakukan pencarian dengan peralatan manual maupun alat berat dan di bantu jug menggunakan anjing pelacak dari Unit K-9 Disamapta Polda Kep. Babel, meskipun dihadapkan pada kondisi medan yang cukup berat dan berisiko.Pada hari keenam pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dari lokasi tambang dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.
Kapolsek Pemali IPDA Tri Nurhadi menyampaikan bahwa kegiatan evakuasi berjalan dengan lancar berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat serta dukungan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah dihari ke enam ni kita berhasil mengevakuasi korban yang tertimbun, semuaberkat dukungan dari berbagai pihak”, ujar Ipda Tri Nurhadi.
Ia juga mengimbau agar aktivitas pertambangan, khususnya tambang inkonvensional, tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Dengan berhasilnya evakuasi ini, rangkaian pencarian korban laka tambang di Desa Pemali resmi dinyatakan selesai. Pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut sebagai langkah antisipasi dan pembelajaran ke depan






