Jakarta (METROZONE.net) – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., melakukan audiensi dengan Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) serta Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Bisma Staniarto, S.T., M.Sc., guna membahas persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Aceh Barat.
Pertemuan tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Ruang Publik Gedung Kementerian Sosial RI dan Kantor Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Selasa (27/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tarmizi turut didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T.. MH ,.IPM,.Asean-Eng serta Kepala Dinas Sosial Aceh Barat, Mulyadi, S.Hut.,M.Si.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa secara umum kesiapan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah memasuki tahap matang, terutama terkait pemenuhan persyaratan administrasi pembangunan. Mulai dari sertifikat lahan, luasan, hingga kesesuaian lokasi, seluruhnya telah dinyatakan lengkap dan siap.
“Yang masih dalam proses saat ini hanya pekerjaan timbunan lahan. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera rampung dengan dukungan kolaborasi sejumlah perusahaan yang beroperasi di Aceh Barat,” ujar Tarmizi.
Tarmizi mengatakan bahwa untuk memperkuat komitmen pembangunan sekolah rakyat, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk persiapan lahan. Dana tersebut, kata dia, akan digunakan untuk pengurusan sertifikat tanah, penyusunan dokumen UKL–UPL, kegiatan land clearing, serta kebutuhan teknis lainnya.
Tarmizi juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat serius mendorong terwujudnya pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
“Harapan kita, Aceh Barat dapat segera masuk ke tahap berikutnya sehingga proses tender pembangunan bisa dilaksanakan pada tahun 2026,” katanya
(Almanudar)







