Kota Sorong, Papua Barat Daya, METROZONE.NET–Kondisi halaman depan Pasar Remu, Kota Sorong, kembali dikeluhkan para pedagang dan pembeli karena selalu tergenang air setiap kali hujan turun. Genangan yang tak kunjung surut dinilai mengganggu aktivitas jual beli serta mengurangi kenyamanan masyarakat yang berbelanja di pasar tersebut.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang pedagang berinisial La kepada Awak Media ini pada Kamis (23/7/2026). Menurutnya, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada penanganan yang efektif dari pihak terkait.
“Setiap hujan turun, bagian depan Pasar Remu selalu banjir dan air menggenang. Kondisi ini membuat pembeli enggan masuk ke pasar, sementara kami para pedagang tetap diwajibkan membayar pajak,” ungkapnya.
Keluhan serupa juga disampaikan seorang mama Papua berinisial S.K., yang berjualan di lantai dekat lokasi genangan air. Saat ditemui awak media, ia mengaku merasa tidak nyaman berjualan karena lokasi lapaknya berada di sekitar area yang selalu tergenang.
Menurutnya, genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas berdagang, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar.”Keluhannya Mama Papua.
Para pedagang berharap Pemerintah Kota Sorong, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sorong, segera turun langsung meninjau kondisi Pasar Remu dan mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan drainase yang menyebabkan air hujan terus menggenang.
Mereka menilai perbaikan sistem drainase dan penanganan banjir menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung dengan nyaman, aman, dan tidak merugikan pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Disperindag Kota Sorongterkait rencana penanganan genangan air di kawasan depan Pasar Remu.
[Penulis: Alex Umpain]






