ACEH BARAT (Metrozone.net) – Setelah menjalani proses rehabilitasi selama kurang lebih dua setengah bulan, Panti Asuhan Istiqomahtuddin Teuku Umar kini tampil dengan wajah baru yang lebih layak, aman, dan nyaman. Peresmian penggunaan gedung panti asuhan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., didampingi Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., bersama unsur Forkopimda di Desa Meunasah Rayeuk, Kecamatan Kaway XVI, Rabu (15/7/2026)
Danrem menjelaskan bahwa rehabilitasi Panti Asuhan Istiqomahtuddin merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, sebagai bentuk nyata kehadiran negara untuk rakyat. Pelaksanaan rehabilitasi tersebut diwujudkan melalui program karya bakti TNI yang dilaksanakan jajaran Korem 012/Teuku Umar.
“Atas nama Korem 012/Teuku Umar, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rehabilitasi ini dapat berjalan dengan baik. Kepada pengurus panti asuhan, saya berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Danrem
Mengakhiri sambutannya, Danrem secara resmi meresmikan penggunaan bangunan tersebut dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, Panti Asuhan Istiqomahtuddin Teuku Umar saya nyatakan resmi digunakan.”
Sementara itu, pimpinan Panti Asuhan Istiqomahtuddin Teuku Umar, Tgk. M. Amin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada TNI, khususnya Korem 012/TU dan Kodim 0105/Abar, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada panti asuhan.
Menurutnya, sebelum direhabilitasi kondisi bangunan panti sudah sangat memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan berat dan nyaris roboh sehingga mengganggu kenyamanan serta keselamatan anak-anak yang tinggal di dalamnya. Berkat kerja keras personel TNI selama kurang lebih dua setengah bulan, kini panti asuhan memiliki wajah baru yang lebih kokoh, bersih, representatif, dan layak dihuni.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Apa yang telah dilakukan ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi anak-anak kami untuk belajar, beribadah, dan tumbuh dalam lingkungan yang lebih baik,” ungkap Tgk. M. Amin
Usai prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi digunakannya bangunan panti asuhan. Kemudian Danrem juga menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan berupa kasur, lemari, paket sembako, bibit tanaman cabai dan terong untuk mendukung ketahanan pangan panti, serta penyerahan akta kelahiran kepada anak-anak yatim dan piatu.
Momentum tersebut menjadi bukti nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan kepedulian bagi lembaga sosial dan pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui karya bakti yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
(Almanudar)






