Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), Wujud Dukungan Nyata untuk Generasi Hebat

Lumban Pasir Madina Metrozone net

Hari pertama masuk sekolah menjadi momen istimewa bagi para siswa dan orang tua, Salah satu orang tua murid M,Asnawi berada di desa Lumban Pasir kecamatan Tambangan Madina mengantarkan anaknya ke sekolah SDN 186 Lumban Pasir begitu bersemangat Senin 13 Juli 2026

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), para ayah diajak untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya ke sekolah sebagai bentuk dukungan, kasih sayang, dan motivasi dalam mengawali tahun ajaran baru.

Kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar hingga gerbang sekolah. Lebih dari itu, kehadiran tersebut memberikan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan diri, serta menjadi penyemangat bagi anak untuk belajar dan meraih cita-cita. Momen sederhana ini akan menjadi kenangan berharga yang akan terus diingat oleh anak sepanjang hidupnya

Gerakan GAMAS juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam mendukung pendidikan. Sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia

Pada Senin, 13 Juli 2026, para ayah diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan mengantar anak-anak mereka ke sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan sejak hari pertama. Dukungan sederhana ini menjadi simbol bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan keluarga

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, diharapkan semakin banyak ayah yang terlibat dalam proses tumbuh kembang anak, tidak hanya dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam membangun karakter, disiplin, dan rasa percaya diri

Mari sukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Jadikan hari pertama sekolah sebagai awal yang penuh semangat, kebahagiaan, dan harapan bagi seluruh anak Indonesia

jurnalis Arbain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *