Pringsewu, Metrozone.net, —
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Haflah Tasyakuran Khotmil Quran Wal Qutub dan Haul KH. Munir Ke-29 serta Nyai Hj. Umi Kalsum Ke-3 di Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Ulum, Pekon Sidodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Minggu (05/07/2026)
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menyampaikan bahwa haflah tasyakuran Khotmil Quran ini bukan sekadar seremoni kelulusan.
“Ini penanda lahirnya generasi yang tidak hanya belajar membaca Al-Quran, tetapi juga belajar memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi perjuangan para santri, guru, dan kiai.
“Keberhasilan para santri hari ini adalah buah dari doa orang tua, keikhlasan para guru, kesabaran para kiai, dan kerja keras para santri sendiri. Selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat, menjadi cahaya dalam kehidupan, serta bekal mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” ucapnya.
Terkait Haul KH. Munir dan Nyai Hj. Umi Kalsum, Bupati menyebut warisan ilmu, akhlak, dan keteladanan keduanya jauh lebih berharga daripada harta.
“Seseorang tidak benar-benar meninggalkan dunia selama ilmu yang diajarkannya diamalkan, santri-santrinya masih berdakwah, dan doa-doanya masih hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
“Semoga Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Ulum terus melahirkan generasi Qurani yang menjadi penyejuk umat, penjaga persatuan bangsa, dan penerus perjuangan para ulama,” pungkasnya.
Pengajian akbar tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Titik Puji Lestari, jajaran Pemkab, Kecamatan dan Pekon setempat, Pengasuh Ponpes KH. Ahmad Saifuddin Al-Mahbub, serta ribuan jamaah dan santri. Tausiyah disampaikan oleh Dr.H. Asep Kholil Nurjamil, Pengasuh Ponpes Al-Kharim Rosyid Indonesia.
(Epy)







