Momentum Idul Adha 1447 H, Pengurus PCNU Aceh Barat Silahturahmi Khusus dengan Ketua PWNU Aceh

Aceh Besar (Metrozone.net) – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, saudara, dan kolega dekat. Lebih dari itu, hari kemenangan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum emas untuk memperkuat hubungan ukhuwah Islamiyah lintas organisasi serta memantapkan visi perjuangan umat.

​Hal ini ditunjukkan oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat. Di tengah suasana lebaran, Ketua PCNU Aceh Barat, Waled H. Khairul Azhar, didampingi oleh beberapa pengurus harian, melakukan kunjungan silaturahmi khusus menyambangi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, atau yang akrab disapa Lem Faisal.

​Pertemuan penuh kehangatan tersebut berlangsung di kompleks Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (30/05/2026).

​Kedatangan rombongan pengurus PCNU Aceh Barat ke kediaman Abu Sibreh (Lem Faisal) tidak sekadar silaturahmi biasa. Dalam pertemuan tersebut, Waled Khairul Azhar turut menyampaikan rencana strategis program keumatan bertajuk “Beut NU Warong Kuphi”. ​Selain memaparkan konsep program, PCNU Aceh Barat juga bermaksud mengundang secara langsung Ketua PWNU Aceh untuk menjadi pengisi materi utama (narasumber) dalam program inovatif tersebut. Program “Beut NU Warong Kuphi” ini direncanakan akan dilaksanakan di salah satu warung kopi di wilayah Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.

​Meskipun saat ini Lem Faisal memiliki agenda yang sangat padat selaku Ketua MPU Aceh termasuk rangkaian kunjungan kerja ke berbagai kabupaten/kota di seluruh Aceh beliau menyambut baik inisiatif tersebut. Lem Faisal menyatakan insya Allah siap bersedia menunaikan undangan dari PCNU Aceh Barat demi kemaslahatan umat dan syiar organisasi.

​Dalam diskusi yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit, Lem Faisal memberikan banyak wejangan penting dan strategis. Khususnya mengenai bagaimana memajukan roda organisasi NU secara struktural dan kultural di Aceh, agar tetap relevan dengan konsep Islam Ahlussunnah wal Jama’ah serta mampu merespons perkembangan dinamika zaman dewasa ini.

​Usai pertemuan, Ketua PCNU Aceh Barat, Waled H. Khairul Azhar, menegaskan bahwa membangun komunikasi yang intens dan linier dengan Ketua PWNU Aceh merupakan hal yang sangat urgen.

​”Membangun komunikasi dan meminta arahan langsung dari Ketua PWNU Aceh adalah langkah krusial bagi kami di tingkat cabang. Ini penting dalam rangka memantapkan visi dan misi NU di Aceh Barat agar bergerak ke arah yang lebih baik, lebih solid, dan lebih berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Waled Khairul Azhar.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *