SMPN 2 Meureubo Gelar “Market Day”, Harmoni Kewirausahaan, Budaya Aceh, dan Edukasi Lingkungan

Meulaboh (Metrozone.net) – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, kembali menggelar agenda tahunan unggulannya “Market Day”. Kegiatan yang memadukan semangat kewirausahaan, pelestarian budaya Aceh, dan kampanye lingkungan ini berlangsung meriah di halaman sekolah setempat pada Jum’at (24/4-2026) dengan menampilkan berbagai ragam produk tradisional aceh hasil kreasi mandiri para siswa.

​Kegiatan ini bukan sekadar simulasi pasar, melainkan bagian dari implementasi kurikulum berbasis karakter dan lingkungan. Acara ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat, Teuku Putra Azmisyah, bersama sejumlah pejabat Disdikbud setempat, koordinator pengawas dan jajaran serta sejumlah kepala sekolah SMP dan unsur PT Mifa

​Kepala SMP Negeri 2 Meureubo, Ibnu Abas, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Market Day tahun ini memiliki esensi yang selaras dengan status sebagai sekolah Adiwiyata. Selain mengasah jiwa entrepreneurship (kewirausahaan), kegiatan ini dirancang untuk mencapai misi sekolah dalam membentuk karakter siswa yang peduli pada budaya dan lingkungan.

​”Ini adalah agenda rutin tahunan sekolah kami. Tujuannya untuk meningkatkan karakter siswa yang peduli dan berbudaya lingkungan dan penguatan kegiatan yang mencakup Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan menguatkan karakter dan kompetensi siswa sesuai nilai-nilai Pancasila yang berfokus pada pembelajaran konstekstual dan berpusat pada siswa untuk memecahkan masalah di lingkungan sekitar

Di sisi lain, para siswa diajarkan cara berwirausaha bagaimana memproduksi, mengemas, hingga memasarkan produk secara mandiri,” ungkap Ibnu Abas.

​Ia juga menambahkan bahwa seluruh produk yang dipamerkan mendapatkan penilaian khusus. “Hasil kreasi siswa ini masuk dalam penilaian projek di setiap mata pelajaran. Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga memberikan hadiah kepada para juara atau stan terbaik agar siswa semakin termotivasi dalam berkarya,” tambahnya.

​Satu hal yang menarik perhatian dalam pelaksanaan Market Day kali ini adalah komitmen sekolah terhadap kebersihan. Menyadari peran penting sekolah dalam mendukung Meulaboh sebagai Kota Adipura, pihak sekolah menerapkan aturan ketat mengenai sampah plastik.

​Para siswa, guru, hingga masyarakat yang hadir diwajibkan membawa peralatan makan dan minum (tumbler dan kotak makan) sendiri dari rumah. Tidak ada kantong plastik atau sterofoam yang digunakan dalam transaksi jual beli. Langkah ini diambil sebagai edukasi nyata kepada warga sekolah mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik sekali pakai

Plt. Kadis Dikbud Aceh Barat, Teuku Putra Azmisyah atau yang akrab disapa Ampon Cut memberikan pujian tinggi saat meninjau stan-stan siswa. Beliau mengaku kagum melihat ragam kuliner khas Aceh dan kerajinan tangan yang dihasilkan oleh para pelajar.

​”Kami sangat mengapresiasi langkah SMPN 2 Meureubo. Ini adalah percontohan luar biasa bagaimana sekolah mengintegrasikan kearifan lokal dengan gaya hidup modern yang ramah lingkungan,” puji Ampon Cut.

​Menurutnya, kegiatan ini sangat sejalan dengan visi pendidikan daerah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap alam. Beliau berharap inovasi ini dapat menular ke sekolah-sekolah lain di Aceh Barat.

​”Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengasah bakat siswa sekaligus menjaga warisan budaya dan keasrian lingkungan hidup kita,” pungkasnya.

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *