Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memulai pekerjaan pengaspalan akses ruas jalan menuju Puskesmas Samatiga yang berada di Gampong Cot Pluh, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat.
Langkah ini merupakan respon atas kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan sangat menganggu mobilitas masyarakat terutama menuju pusat layanan kesehatan dan pendidikan serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat
Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan bahwa proyek infrastruktur ini dikerjakan oleh rekanan CV Rahmad dengan total panjang yang ditangani sekitar 500 meter dan lebar 4 meter serta baju kiri kanan jalan 1 meter. Adapun sumber dana pembangunan ini berasal dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp1.330.400.000,-,” jelasnya
Beni menyebutkan bahwa proses pengaspalan tidak dilakukan secara serampangan. Sebelum pengaspalan inti dimulai, pihaknya terlebih dahulu melakukan tahap pekerjaan lapis pondasi, lalu melakukan uji coba (trial) di lapangan untuk memastikan seluruh pengerjaan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan. Hal ini penting agar kualitas aspal tahan lama dan sesuai standar,” tambahnya
Alhamdulillah, semua tahapan proses tersebut sudah selesai kita lakukan, dan mulai hari ini kita langsung melakukan pekerjaan pengaspalan,” ujar Beni Hardi, Sabtu (4/4-2026)
Ia menekankan bahwa ruas jalan ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat Kecamatan Samatiga. Selain menjadi akses utama menuju pusat layanan kesehatan (Puskesmas), jalur ini juga merupakan urat nadi menuju pusat pendidikan serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. lubang-lubang besar di badan jalan sering kali digenangi air saat hujan turun, yang tidak hanya menghambat perjalanan tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan,” kata Beni
Ia menambahkan dengan telah dilakukan pengaspalan ruas jalan ini, diharapkan kendala mobilitas yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat teratasi sepenuhnya dan memberi kenyamanan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah kecamatan ini
“Transformasi infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik di sektor kesehatan maupun pendidikan serta aktivitas ekonomi di wilayah Kecamatan Samatiga,” pungkasnya
Penulis: Almanudar






