Meulaboh (Metrozone.net) – Wajah Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat, Meulaboh, kini mengalami transformasi signifikan. Kota yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan tersebut tampil lebih bersih, asri, dan tertata rapi. Perubahan positif ini menuai apresiasi luas, salah satunya datang dari tokoh muda Aceh Barat, T. Ediman Syahputra, SH.
Ediman secara khusus melayangkan pujian tinggi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat atas konsistensi mereka dalam membenahi estetika kota. Menurutnya, pemandangan Meulaboh yang semakin asri merupakan bukti nyata dari manajemen lapangan yang efektif dan kerja keras para petugas kebersihan
Satu hal yang paling menyentuh perhatian Ediman adalah dedikasi luar biasa dari tim penyapu jalan. Di saat sebagian besar warga masih terlelap dalam tidur, “Pasukan Oranye” ini sudah bersiaga di titik-titik tugas mereka sejak pagi buta.
”Ketika fajar belum menyingsing dan udara masih sangat dingin, para petugas penyapu jalan sudah standby di sepanjang protokol. Sebelum aktivitas warga dimulai, mereka sudah memastikan jalanan bersih dari dedaunan kering dan sampah, dedikasi ini sungguh luar biasa,” ungkap Ediman
Menurutnya, kehadiran mereka di waktu subuh memastikan bahwa saat warga memulai rutinitas pagi, Kota Meulaboh sudah dalam kondisi segar dan siap menyambut aktivitas publik dengan wajah yang bersih.
Selain tim penyapu jalan, Ediman juga menyoroti efektivitas Tim Riol DLH. Tim ini secara rutin menyisir drainase kota hingga ke pemukiman penduduk untuk membersihkan sedimen, rumput, dan sampah yang menyumbat.
”Kita bisa lihat sendiri, tidak hanya jalan protokol yang bersih, tapi saluran drainase juga sangat diperhatikan. Tim Riol bekerja sangat detail. Selain itu, penataan taman kota dan pemangkasan pohon (pruning) dilakukan secara terukur, sehingga kota terlihat asri namun tetap rapi dan aman bagi pengguna jalan,” ujar Ediman, Rabu (1/4/2026).
Tokoh muda Aceh Barat ini menyebutkan salah satu indikator keberhasilan DLH yang paling dirasakan masyarakat adalah mobilitas armada pengangkut sampah. Ediman menyebutkan bahwa sistem pengangkutan sampah saat ini jauh lebih responsif dan tertib sesuai rute yang telah ditetapkan. “Kami mendengar informasi dari warga armada truk sampah cukup sigap mengangkut sampah baik di sudut kota maupun pemukiman pada pagi, sore, hingga malam hari, sehingga sampah di setiap sudut kota dan pemukiman terangkut semua secara cepat,” ujarnya
Perubahan budaya kerja yang cukup maksimal di tubuh DLH Aceh Barat ini, menurut Edi, tidak terlepas dari peran Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kurdi. Ia mengapresiasi gaya kepemimpinan Kurdi yang kerap turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi secara rutin.
Kehadiran Kadis di tengah-tengah petugas bukan sekadar pengawasan administratif, melainkan bentuk dukungan moral. Para petugas kebersihan tetap menunjukkan semangat tinggi meskipun harus bekerja di bawah guyuran hujan demi menjaga marwah kota Meulaboh yang bersih dan asri.
Meski kinerja DLH sudah maksimal, Ediman menegaskan bahwa peran aktif masyarakat adalah kunci utama keberlanjutan kebersihan kota. Ia mengeluarkan pesan tegas agar warga meningkatkan kedisiplinan dan tidak merusak kerja keras petugas di lapangan.
Lebih lanjut, Ediman mengingatkan bahwa kedisiplinan warga harus ditegakkan melalui aturan yang ada. Ia mendukung adanya tindakan tegas bagi oknum yang membandel
Menurut Edi, tindakan membuang sampah sembarangan merusak keindahan yang sedang dibangun bersama. Ia sangat mendukung penuh penerapan sanksi denda bagi pelanggar yang membuang sampah sembarangan dengan dikenakan denda sesuai dengan Qanun yang berlaku jika imbauan persuasif tetap diabaikan.
”Jangan main-main. Jika imbauan tidak diindahkan, regulasi harus ditegakkan. Kita ingin Meulaboh bersih karena kesadaran, namun jika perlu, sanksi denda harus dijalankan demi kenyamanan bersama,” pungkasnya
Penulis: Almanudar






