Aceh Barat Targetkan Naik Kelas ke Predikat Nindya, Wabup Said Fadheil Pimpin Rapat Gugus Tugas KLA 2026

Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan standar perlindungan dan pemenuhan hak anak. Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, secara resmi membuka Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang digelar di Aula Cut Nyak Dhien Bapperida, Selasa (31/3/2026).

​Rapat koordinasi ini merupakan agenda strategis bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam mempersiapkan diri menghadapi evaluasi KLA oleh pemerintah pusat yang dijadwalkan berlangsung tahun ini.

​Dalam arahannya, Wabup Said Fadheil menegaskan bahwa saat ini Aceh Barat masih menyandang kategori Pratama. Ia menekankan perlunya kerja ekstra dan akselerasi program agar daerah tersebut mampu melompat ke kategori Nindya, atau setidaknya mencapai level Madya.

​“Untuk naik ke predikat Nindya, kita butuh kerja yang lebih optimal, sinergi lintas sektor yang kuat, serta pemenuhan seluruh indikator yang didukung oleh data akurat dan terverifikasi,” tegas Wabup Said di hadapan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​Menurutnya, evaluasi mendatang adalah momentum krusial bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat komitmen. Keberhasilan KLA bukan sekadar soal penghargaan, melainkan realisasi kebijakan yang responsif terhadap hak anak, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan ramah anak, hingga perlindungan dari kekerasan.

​Menyadari waktu persiapan yang kian menyempit yakni menyisakan waktu efektif satu bulan, Wabup Said mengambil langkah taktis dengan melakukan pengawasan intensif secara langsung.

​“Saya akan membuka grup WhatsApp untuk memonitor langsung kegiatan ini. Dengan waktu yang sangat singkat, kita harus mencapai hasil maksimal. Saya akan memberi atensi penuh. Bila ini berhasil, maka ini menjadi keberhasilan bersama, namun bila gagal, itu merupakan kegagalan kami,” ujar Said Fadheil

​Ia juga menekankan pentingnya validasi data terpilah. “Jangan bekerja sendiri-sendiri. Setiap capaian harus dapat dibuktikan, terkoordinasi, dan terarah,” tambahnya.

Wabup Said Fadheil berharap seluruh tim gugus tugas bekerja lebih fokus dan bertanggung jawab. Ia optimis bahwa dengan kerja kolektif, target peningkatan status KLA menjadi sesuatu yang realistis untuk dicapai demi kemaslahatan masyarakat Aceh Barat

​Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat, Mulyani, SKM, dalam laporannya memaparkan tahapan penilaian KLA 2026 yang terdiri dari empat fase utama yakni​evaluasi mandiri,
​verifikasi administrasi, ​peninjauan ulang administrasi.

​Mulyani menjelaskan bahwa penyamaan persepsi antara anggota gugus tugas adalah kunci untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan.

“Rapat ini sangat penting untuk memperbaiki kekurangan dan memastikan seluruh indikator perlindungan anak terpenuhi. Target kita di 2026 adalah naik kelas ke predikat Nindya,” tandas Mulyani.

Sumber: Kominsa Aceh Barat

Editor: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *