Meulaboh (Metrozone.net) – Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Aceh Barat terpantau berjalan lancar dan penuh antusiasme. Guna memastikan proses belajar mengajar (KBM) kembali normal, jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat melakukan kunjungan langsung ke sejumlah satuan pendidikan pada Senin, 30 Maret 2026.
Salah satu sekolah yang menjadi fokus peninjauan adalah SMP Negeri 2 Meureubo. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdikbud Aceh Barat, Yusran Sal, S.Pd., M.Pd, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Mulhamsani, S.Pd.
Kedatangan pejabat dinas ini disambut hangat oleh Kepala SMPN 2 Meureubo, Ibnu Abbas, S.Pd., M.Pd, beserta dewan guru.
Dalam pantauan tersebut, Sekdis Disdikbud, Yusran Sal, mengungkapkan kekagumannya terhadap kedisiplinan warga sekolah. Berdasarkan data absensi hari pertama, tingkat kehadiran siswa mencapai angka sempurna.
”Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, tingkat kehadiran siswa pada hari pertama ini mencapai 100 persen. Begitu pula dengan para guru dan staf administrasi yang hampir seluruhnya telah kembali bertugas dengan persentase mencapai 95 persen,” ujar Yusran Sal disela-sela kunjungan tersebut
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan indikator kuat atas semangat belajar yang luar biasa. “Kami sangat mengapresiasi kedisiplinan ini. Ini adalah modal awal yang sangat baik untuk memulai kembali rutinitas akademik pasca libur panjang,” imbuhnya.

Selain mengecek absensi, tim Disdikbud juga menyisir area sekolah untuk memantau kondisi sarana dan prasarana. Yusran Sal memberikan apresiasi khusus terhadap kebersihan lingkungan SMPN 2 Meureubo yang tetap terjaga dengan asri meskipun sekolah baru saja ditinggalkan selama masa libur.
”Lingkungan sekolah terlihat sangat bersih dan tertata. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen sekolah di bawah kepemimpinan Pak Ibnu Abbas sangat peduli terhadap kenyamanan ekosistem belajar bagi siswa,” puji Yusran.
Pihak dinas pun menitipkan harapan agar prestasi dan kekompakan antara Kepala Sekolah dan para guru dapat terus dipertahankan. Disdikbud Aceh Barat berharap agar SMPN 2 Meureubo dapat menjadi sekolah percontohan, tidak hanya di tingkat provinsi Aceh, tetapi juga di tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Meureubo, Ibnu Abbas, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan moril dari pihak dinas. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan persiapan matang jauh-jauh hari agar transisi dari masa libur ke masa sekolah berjalan mulus.
”Kami berkomitmen untuk langsung ‘tancap gas’. Setelah sesi silaturahmi singkat antar-siswa dan guru tadi pagi, aktivitas literasi dan KBM segera kita mulai kembali secara efektif,” tegas Ibnu Abbas.
Kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi ringan antara pejabat dinas Disdikbud Aceh Barat dengan seluruh dewan guru mengenai evaluasi kurikulum serta rencana pengembangan fasilitas sekolah di masa mendatang (*)
Penulis: Almanudar






