Sidoarjo, Metrozone.net – Perbaikan jalan rusak di kawasan Embong Kali, Krian, Sidoarjo menuai kritik dari warga. Pasalnya, penanganan yang dilakukan dinilai masih terbatas dan hanya memperbaiki sebagian kecil dari kerusakan jalan yang ada di jalur tersebut. Perbaikan ini dilakukan setelah sebelumnya muncul aksi dari anggota Jawara (Gerakan Pemuda Jawa –Madura) yang menyoroti kondisi jalan rusak di lokasi tersebut.
Aksi itu mendapat perhatian warga karena para peserta menandai sejumlah lubang jalan yang dinilai berukuran tidak wajar dan membahayakan pengguna jalan. Ketua Jawara Krian, Yudha, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi jalan yang dinilai sudah lama rusak. Ia juga mengaku sering menerima laporan dari warga mengenai kecelakaan yang diduga dipicu oleh kerusakan jalan di kawasan itu.
“Laporan kecelakaan karena jalan rusak yang masuk ke ponsel saya jumlahnya sudah tidak terhitung. Itu yang membuat kami turun langsung menandai titik-titik lubang yang membahayakan,” ujarnya. Sabtu (14/3/26)
Setelah adanya aksi tersebut, pihak berwenang mulai melakukan perbaikan di lokasi. Namun menurut Yudha, penanganan yang dilakukan saat ini masih belum menyeluruh. Ia bahkan sempat mendatangi lokasi perbaikan untuk melihat langsung proses penambalan jalan yang dilakukan.
Yudha berharap pemerintah dapat lebih serius dalam menangani kerusakan jalan serta lebih peka terhadap berbagai laporan masyarakat. “Harapannya tentu perbaikan dilakukan secara maksimal, tidak hanya sebagian. Karena kerusakan di jalur ini cukup banyak dan sudah lama dikeluhkan warga,” katanya.
Sementara itu, Fathan, salah satu warga setempat, mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh anggota Jawara karena dinilai mampu mendorong adanya respon dari pihak terkait. “Setidaknya sekarang sudah ada perbaikan. Itu juga karena ada aksi yang menyoroti kondisi jalan ini,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap seluruh kerusakan jalan di jalur tersebut dapat segera diperbaiki secara menyeluruh.
“Yang diperbaiki hari ini baru sebagian saja. Katanya tadi besok akan dilanjutkan lagi. Warga berharap semuanya benar-benar diperbaiki,” katanya.
Menurut Fathan, kerusakan jalan di kawasan Embong Kali selama ini kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kondisi jalan berlubang juga sering menimbulkan kemacetan karena pengendara harus menghindari lubang yang ada.
Warga berharap perbaikan yang dilakukan dapat benar-benar maksimal sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memperlancar arus lalu lintas di jalur tersebut.
Pewarta: YN







