Sinergi Intelektual dan Institusional: IMM Metro–Polres Metro Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum dan Kepedulian Sosial

 

MetroZone.Net-

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Cabang Metro melaksanakan audiensi bersama Polres Metro pada Jumat (20/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara pimpinan cabang ikatan mahasiswa muhammadiyah Metro dan aparat penegak hukum dalam merespons persoalan hukum dan sosial di tengah masyarakat.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Kapolres Metro, Hangga Utama Darmawan, S.I.K., serta Kasat Intelkam Polres Metro, Ariesta Prayoga, M.M. Turut hadir pula Kompol Andrianus Widanarto, SH, bersama jajaran kepolisian lainnya.

Dari pihak IMM Metro, Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM Metro, Kanda Hariz Al Ashad, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Polres Metro.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang baik dari pihak Polres Metro. Audiensi ini merupakan langkah awal yang penting untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Umum, Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat, Sekretaris Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat, serta Ketua Bidang Kaderisasi IMM Metro.

Dalam dialog tersebut, Sekretaris Umum IMM Metro mengusulkan agenda “ngopi bersama” yang melibatkan anggota IMM, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum, bersama jajaran kepolisian. Forum tersebut dirancang sebagai ruang diskusi santai namun substantif untuk membedah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, termasuk pemahaman mengenai batasan-batasan hukum: apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak diperbolehkan bagi masyarakat.

Konsep diskusi yang cair namun serius ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan pemahaman antara norma hukum dan realitas sosial, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum yang lebih komprehensif di kalangan generasi muda.

Selain itu, IMM Metro menegaskan pentingnya membangun kolaborasi berkelanjutan antara organisasi mahasiswa dan kepolisian sebagai mitra strategis dalam upaya preventif dan edukatif di tengah masyarakat.

Isu kenakalan remaja turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut. IMM Metro mengusulkan penyelenggaraan seminar yang membahas persoalan kenakalan remaja, menyusul temuan bekas alat kontrasepsi di sekitar kawasan Taman Ki Hajar Dewantara. Seminar tersebut direncanakan mengangkat tema bahaya penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.

Melalui audiensi ini, IMM Metro dan Polres Metro menunjukkan bahwa relasi antara mahasiswa dan aparat penegak hukum tidak semata berada dalam ranah normatif, tetapi juga dapat berkembang menjadi kemitraan intelektual dan sosial yang berorientasi pada edukasi, pencegahan, serta penguatan nilai-nilai hukum di masyarakat.

Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya ruang publik yang lebih sadar hukum, berkeadaban, dan responsif terhadap dinamika sosial yang terus berkembang.(A-PPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *